Kelas Memasak Dapur Rendang Uni Farah April 2015

Pecinta Kuliner Minang..

Berkelana lidah dengan berjuta rasa di ranah Minang tidak pernah terasa jenuh.
Selalu ada alasan dan keinginan untuk mencicipi lebih dan lebih jauh lagi.
Kuliner Minang yang banyak kita kenal selama ini biasanya hanya tercakup antara pedas dan gurih. Manis berkonotasi sebagai makanan pendamping.

Rumah Rendang Uni Farah yang kini mencoba menginventaris kuliner khas Minangkabau, dengan membuka dapurnya untuk mencoba resep-resep bersama para narasumber yang senang berbagi, dan kemudian bersama mencicipinya.

Untuk bulan April 2015
Bulan ini kita akan membuat penganan manis khas Sumatra Barat yang terbuat dari tepung beras,
gula aren dan kelapa.

Sarikayo gula aren khas Lintau
Saya berjumpa dengan ibu Zanibar yang dengan cekatan mengajarkan membuat sarikayo. Usia lebih dari 75 tahun tidak mengurangi gerak gesit beliau mengocok aneka bahan sarikayo, yaitu gula aren, santan, telur.
Istimewa sekali sarikayo ini. Terbuat dari gula aren terbaik dengan warna coklat tua, santan segar yang langsung diperas setelah terparut. Aroma caramel saat memasak dengan api kecil sekejab menjadi dupa kenikmatan memenuhi ruang hati dan otak..

Dituang dengan sendok diatas ketan putih kukus. Disantap saat hangat dan kunyahan pertama seketika memecah dan membuat kelu otak karena perpaduan sarikayo khas Lintau.

Talam beras khas Lintau dengan santan kental
Ini adalah pertemuan pertama saya dengan kue talam yang berwarna pink di Lintau. Loyang bulat berdiameter 30 cm, pagi itu seakan pamer keberadaannya.

Istimewa kue talam ini terletak pada tepung berasnya. Di Lintau semua kue yang menggunakan tepung beras pastilah menggilingnya pada kincir air satu-satunya di desa itu yang berumur lebih dari 50 tahun.

Mengapa? Karena aroma segar dari tepung beras yang baru digiling dan tekstur tepung yang tidak terlalu halus membuat kue khas mereka lebih terasa tekturnya saat digigit.

Di dalam kelas masak nanti, kita akan mencoba memasak kue ini dengan tepung beras yang juga akan kita giling sendiri. Membuatnya mudah, dan hasilnya begitu menggugah. Lembut, harum, manis berpadu gurihnya santan.

Lopek Pisang
Ini salah satu penganan manis khas Sumatra Barat yang mudah membuatnya, menjadi teman minujm kopi atau teh pagi atau sore hari.

Campuran pisang kapok kuning, kelapa parut dan tepung beras ditambah manisnya gula aren. Aroma daun pisang bakar saat membungkus akan melengkapi sore kita nanti.

Tiga hidangan yang akan kita masak bersama, kemudian kita santap sore hari sambil merayakan hari Kartini.

KELAS MASAK BERSAMA RENO ANDAM SURI (RENDANG UNI FARAH)
21 April 2015
14.00 – 17.00 WIB

Lokasi:
Suwe Ora Jamu, Jl Petogogan I no28B Gandaria Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12610
Biaya: Rp. 200 ribu per orang

CARA MENDAFTAR
Kirimkan email ke rendangunifarah@gmail.com dengan subject
Dapur Rendang Uni Farah April 2015 berikut
Nama:
Jumlah peserta:
No hp yang bisa dihubungi:

Kami akan membalas email Anda (paling lambat 2 x 24 jam) untuk memberikan konfirmasi tempat yang Anda dapatkan, dan No rekening untuk pembayaran.
Jika Anda telah membayar (transfer) dapat mengkonfirmasi melalui email ini atau
Sms/WA ke +6281310197686.

Terima kasih

Reno Andam Suri
www.rendangunifarah.com

Comments Are Closed